"Teng. Teng. Teng. Teng" Suara tiang listrik dipukul sebanyak 4x oleh petugas keamanan. Pertanda jam 4 pagi. Anak kecil itu bangun.  Ia pun berinisiatif untuk makan sahur. Ia memahami bahwa jam 4 belum masuk waktu subuh (untuk wilayah Pekanbaru) dan masih bisa makan sahur. Ia mengambil makanan sendiri sebagaimana kebiasaannya sehari-hari. Usai makan ia membangunkan uminya. 

"Umi, aku sudah makan sahur. Aku mau puasa sunnah hari kamis."

Pagi itu dia berangkat ke sekolah seperti biasa. Tetap semangat meskipun puasa. Setelah pelajaran tahfizh adalah sesi minum jus dan makan snack. Pada sesi ini, ia memilih main di luar. Sendirian. Tidak terpikir untuk membatalkan puasanya karena ada jus dan snack. Tapi hari itu dia buka puasa jam 2. 

Kisah puasa sunnah tak hanya berakhir sampai di sini. Setiap hari senin dan kamis dia selalu puasa full sampai maghrib. Tapi siapa sangka, kini ia tak sendiri. Awalnya ada 1 kawannya yang ikut puasa. Selanjutnya ada lagi dan mereka saling janjian untuk puasa. Hari selanjutnya, ada lagi yang ikut puasa. 

Hikmah apa yang bisa kita ambil?
Ternyata, kebaikan itu bisa menular. Bahkan di kalangan anak-anak sekalipun. Anak yang baik ia akan menginspirasi anak lain untuk melakukan kebaikan. Anak yang baik akan menjadi inspirator kebaikan bagi yang lain. 


Di tengah mewabahnya virus kehidupan sekuler liberal, masih ada kids jaman now yang baik dan menginspirasi anak lain untuk berbuat kebaikan. Sesuatu yang sangat berharga jika kids jaman now berusaha tetap sholih dan bisa menginspirasi orang lain untuk sholih. 

Berat memang tantangan mendidik kids jaman now. Tapi akan terasa lebih berat jika para orangtua tidak berkomitmen untuk berubah lebih baik dan sholih. Lantas siapa yang akan menjadi role model terbaik untuk anak? Mendidik  kids jaman now, akan terasa sulit jika orangtua tidak pernah mengupgrade ilmu islam dan mempelajari bagaimana islam mengajarkan kita mendidik anak. Akan terasa sukar  jika orangtua tidak pernah bersujud di sepertiga malam mendoakan anaknya dan para asatidznya agar senantiasa di bimbing oleh Allah.

Semoga anak kita tumbuh menjadi anak yang baik dan menjadi inspirator kebaikan bagi orang lain. 

Hana Ummu Dzakiy